Senin, 6 Oktober 2008 | 12:59 WIB

ROMA, SENIN — Paus Benediktus XVI memulai pembacaan Injil secara maraton selama 7 hari dan 6 malam. Televisi Italia RAI menayangkan program “The Bible Day and Night” yang dimulai Paus Benediktus XVI dengan membaca pasal pertama kitab Kejadian.

Pembacaan Injil secara maraton ini melibatkan lebih dari 1.200 orang yang membaca kitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Paus menyampaikan bagian Injil yang dibacakannya dari Vatikan, sementara sebagian besar pembacaan bagian Injil lainnya dilaksanakan di Basilika abad ke-4, Santa Groce, Gerusalemme, Roma.

Selain umat Katolik Roma, umat lainnya termasuk Protestan dan Kristen Ortodoks juga ikut ambil bagian dalam acara itu. Dalam tayangan layar lebar yang dipasang di basilika Santa Croce, Paus Benediktus memulai pembacaan Injil secara maraton sebelum dilanjutkan oleh Uskup Ilarion, perwakilan Gereja Ortodoks Rusia. Sutradara peraih Oscar Roberto Benigni juga turut serta.

Pembacaan beberapa kitab Injil diselingi musik keagamaan Nasrani atau Yahudi seperti gubahan Bach Praise the Lord yang dibawakan Andrea Bocelli. Dalam pesan misa di Lapangan Santo Petrus, Minggu (5/10), Paus Benediktus menerangkan pembacaan Injil secara maraton ini akan berlangsung seiring dengan pertemuan uskup yang membahas relevansi Injil bagi umat Katolik kontemporer.

Pertemuan 253 uskup yang dikenal dengan sinode uskup tersebut akan berlangsung mulai Senin (6/10) ini hingga 26 Oktober mendatang. Pembacaan Injil secara maraton ini akan diakhiri oleh Kardinal Tarcisio Bertone, pejabat nomor 2 Vatikan, yang akan membacakan pasal terakhir kitab Wahyu.

JIM
Sumber : AP

Sumber : Kompas.com

Dalam pemberitaan tersebut ada sedikit yang perlu dikoreksi, yaitu pembacaan maraton Alkitab bukan Injil, sebab yang dibacakan adalah Perjanjian Lama dan Perjanjian baru